(Senin, 29 Januari 2011, 20:12) Gue baru balik dari kampus. Dengan membawa banyak kepenatan dan pikiran yang memenuhi isi kepala ini. Capek rasanya. Setelah rebahan sebentar, gue nyalain laptop gue dan mulai deh untuk browsing. Buka twitter, facebook, yahoo messenger, semuanya dibukain. Pas gue ngecek notification di facebook, gue dapet sebuah notes tag dari temen gue, Vadhila. Notes tag tersebut kira-kira intinya kaya nyeritain tentang ibu gitu deh. Nah dari situ, datenglah inspirasi buat nge-blog lagi. Yups, mari kita mulai..
Mam, setelah aku udah segede sekarang ini, aku mulai bisa berpikir tentang apa yang mama lakuin selama ini. Aku ngerti kenapa mama dulu sering ninggalin aku untuk kerja, aku ngerti kenapa waktu mama buat aku sedikit banget, aku ngerti kenapa mama sering banget marahin aku, aku ngerti kenapa mama sering ngelarang-larang aku.
Mam, terimakasih, berkat engkau, aku ada disini. Engkau membela dengan seluruh tenaga, keringat dan nyawamu agar aku bisa lahir didunia ini. Engkau merelakan tanganmu untuk membersihkan kotoran saat aku masih bayi. Engkau telah merelakan banyak waktumu untuk mengurusku dan mendidikku. Dengan penuh kesabaran engkau menyuapiku. Dengan susah payah engkau merayuku supaya berhenti menangis. Disaat aku mulai nakal, dengan penuh kelembutan engkau menasehatiku. Dengan keras engkau berusaha untuk membuatku senang. Dengan penuh kekhawatiran, engkau menungguku untuk pulang kerumah. Dengan sebuah harapan engkau memarahiku. Dan dengan pesan, cita dan doa engkau melepaskanku untuk meneruskan perjuangan di kota lain.
Mama. Sosok wanita yang selalu saya banggakan. Sosok wanita yang selalu jadi panutan. Sosok wanita yang dapat menguatkan. Sosok wanita yang selalu mengarahkan ke jalan yang benar. Sosok wanita super yang pernah ada.
Disaat tidak ada orang yang mau peduli, Ibu akan selalu datang dengan segala perhatiannya dan siap untuk mendengarkan segala keluh kesah. Disaat seorang pacar pergi untuk meninggalkan kita, ibu akan selalu datang memberikan seluruh cintanya. Disaat tidak ada teman yang mau membantu, ibu akan selalu datang memberikan bantuan dengan seluruh kemampuannya. Disaat sahabat mulai meninggalkan kita, ibu akan selalu setia menunggu kita untuk pulang kerumah.
Tidak dapat terbayangkan bila engkau telah tiada. Dimana saya harus mencari endorphine sepertimu. Ya, endorphine. Semua hal tentangmu membuat saya ketagihan. Disuapin, dibelai, dipeluk, dicium, semuanya. Berjuta-juta kata terimakasih mungkin tidak dapat menandingi apa yang telah engaku berikan. Apa yang saya lakukan tidak akan pernah cukup untuk membalas semua jasa-jasamu. Berjuta-juta kata maaf dirasa kurang apabila mengingat semua kesalahanku. InsyaAllah, suatu hari nanti saya bisa membanggakan dia.
I LOVE YOU MOM!! ALWAYS LOVE YOU!! YOU ARE MY EVERLASTING LOVE!!
Dedicated to my MOM : Tetty Yudistiaty

Tidak ada komentar:
Posting Komentar