Rabu, 24 Oktober 2012

Keep Running Rapt!!

Hell yeah akhirnya perkuliahan gue memasuki semester 7. Yes, semester dimana orang-orang biasanya sudah mulai mempersiapkan mental dan memasuki gerbang awal menuju per-skripsian. Masuk awal semester 7, banyak perbedaan yang gue liat dari temen-temen sepermainan gue. Yaaaaaaaaaah, biasanya kita masih masuk kelas buat mata kuliah yang sama, bareng-bareng. Tapi, sekarang situasi mulai berbeda. Semua rutinitas yang biasanya kita bareng-bareng, sekarang sudah berjalan di jalannya masing-masing.

Sedikit membuat sirik dan iri ketika gue mendengarkan percakapan temen-temen gue yang ngebahas tentang seminar. Sementara gue? yah, gue masih berkutat dengan mata kuliah ngulang, berjuang bersama temen-temen angkatan bawah.

Kalo lo tanya gimana perasaan lo? gue rasa lo bisa jawab pertanyaan itu sendiri. MENYESAL?? sudah tentu!! yah tapi apa daya, nasi sudah menjadi bubur. penyesalan gaada gunanya lagi. Pressure dari keluarga, keadaan sekitar, dan ter-motivasi buat nyusul temen-temen sekarang yang lagi gue rasain. 

Dengan umur gue yang bisa dibilang ga muda lagi, seharusnya gue sekarang udah lulus. Tapi yaaaaaaaaaaaaaaa, you know what......what the ffff!!! waktu terus mengejar, dan gue gabisa dengan tenang berjalan santai. Hey Rapt, keep running on the right track!! Hey teman-teman, terus kasih gue motivasi ya. Hal itu yang sekarang gue butuhin banget, selain support orangtua, gue butuh temen-temen gue buat selalu ngingetin gue sewaktu gue mulai melenceng dari trek yang seharusnya. Yaaaaaaaaa, Rapt!! Keep Running on the right track...

Jumat, 13 Juli 2012

Satu Langkah Menuju yang Lebih Baik

Mungkin kali ini tidak ada yang selalu membangunkan di pagi hari dan mengawali percakapan dengan “Good Morning Sweetheart”.
Mungkin kali ini tidak ada yang selalu menanyakan jadwal perkuliahan.
Mungkin kali ini tidak ada yang mengirimkan sebuah pesan hanya untuk memastikan bahwa diri ini baik-baik saja.
Mungkin kali ini tidak ada yang selalu menasehati ketika terlalu lama berada di luar rumah.
Mungkin kali ini sudah tidak bisa lagi menikmati waktu berdua, ditemani eskrim dan cappucinno dingin, sambil bercerita akan segala hal.
Mungkin tidak ada lagi senyum yang bisa dinikmati dan raut wajah penuh kesal yang selalu membingungkan itu.
Ya! cerita cerita seperti itu sudah lama berlalu, teralu usang untuk dikenang, semua itu adalah sejarah. Sulit rasanya untuk mengulang masa-masa itu. Tetapi waktu terus berjalan, tujuan harus selalu dikejar, dan saatnya meninggalkan semua kenangan
Hari ini. sudah saatnya untuk bangkit berdiri, tegakkan kepala, melihat kedepan, mulai melangkah dengan harapan dan optimisme akan masa depan. 
"Semoga semua akan menjadi lebih indah disaat waktu yang tepat."

Selasa, 24 Januari 2012

I'm Enjoying Myself

Oke gue mau ngeposting tentang jawaban gue atas beberapa anggapan orang orang tentang kedewasaan gue. Yes, KEDEWASAAN. sebenernya gue agak muak dan kesel dengan anggapan orang yang menilai gue childish, ga dewasa atau whatever they say lah. 

Jadi, bukannya gue gamau dewasa, bukannya gue gamau berwibawa. But, hey! i'm happy with myself, i feel comfort with my own. Gue ngerasa, ya inilah gue, gue ga perlu sok sok dewasa dan menjadi orang lain. gue ga perlu sok sok cool dan memakai topeng yang justru bikin gue ga nyaman.


But wait!! bukan berarti gue bakalan kaya gini terus. Someday, gue harus bisa juga bersikap semestinya gue bersikap. Terkadang ada satu kondisi dimana ya gue harus dituntut bersikap dewasa. Ketika gue dihadapkan pada pilihan-pilihan, maka disitulah gue harus bersikap dewasa dan melihat segalanya dari sisi yang bijak. Dan ketika gue dihadapkan pada satu masalah, maka disitu pulalah ketenangan gue harus diuji. Maka pada saat itulah kedewasaan gue dibutuhkan untuk meredam emosi yang timbul karena efek masalah tersebut.

Jadi, intinya adalah gue bukannya gabisa untuk menjadi dewasa. Tapi gue cuma bersikap tepat disaat yang tepat. Gue nyaman seperti ini, tapi satu sisi dalam keadaan tertentu, gue harus meninggalkan ke childish-an gue. Dan gue gamau terlalu ambil pusing apa kata orang sih. Gue yang hidup, gue yang jalanin dan gue yang nikmatin. Jadi, kalo lo gatau gue, ya lo gausah pusing-pusing buat menilai gue lah. That's the point

.

Sabtu, 21 Januari 2012

Choosing One Decision

Jam 01.48 WIB dan gue masih belum bisa tidur. Maka, gue memilih untuk membuka Facebook, Twitter dan Blog gue ditemani oleh Guntur Pratama yang sedang autis main FM. By the way, Masbas, besok ngerental laptop gue yah kalo mau main FM. hahahaha LOL. kiddin mate 


Jadi, ini ceritanya gue lagi ngotak-ngatik PC kan, ditemani "Forget Jakarta"nya Adhitia Sofyan dan tiba-tiba Masbas*panggilan kesayangan untuk si Guntur, ngomong gini "Ini lagu yang mengantarkan maneh ntar pergi ke Aussie. hemmmmm. Gara-gara ini pula gue jadi kepikiran sama rencana masa depan gue ntar.


Well, Jadi gini loh beberapa planning gue dalam waktu 3-5 tahun ini adalah gue harus cepat-cepat membereskan kuliah gue, dan gue akan memulai hidup gue di negara yang baru. dimanakah? Yes, the answer is Australia. Rencananya gue akan menetap di Melbourne, disana ada om gue yang udah bertahun-tahun menetap dan bisa dibilang udah settled lah. Sebenernya gue juga masih ragu sih. Kenapa?. Pertama, gue masih ga siap buat ninggalin kehidupan gue di Indonesia ini. Keluarga, temen-temen, dan semuanya lah. Kedua, gue masih ragu karena gue disana akan menghadapi perbedaan kultur yang berbeda, gue ngerasa gue takut gabisa beradaptasi dengan keadaan disana. Takut jadi culture shock kan. Ketiga, gue adalah tipe orang yang amat sangat tergantung sama orangtua gue. Khususnya mama. 


Mungkin terlalu banyak keraguan yang bikin gue mandek dan berat buat pindah kesana. Tapi ya gimana ya? segala sesuatu itu kan harus butuh banyak pengorbanan. Ibaratnya kan "No Pain No Gain" aishhhhhh. hahaha.  Sampe sekarang pun gue masih meyakinkan diri gue sendiri sama pilihan itu. Disini kedewasaan dan kebijaksanaan gue diuji. Diuji buat membuat sebuah pilihan yang bikin dilemma sekali.


Jadi intinya adalah malam minggu ini temanya adalah galau. Galau mikirin ini lah itu lah. Oh my God!!. Well, waktu udah menunjukan pukul 02.11, mata gue mulai ga tahan kena sinar dari monitor. Mungkin ini saatnya untuk naik ke tempat tidur, dan bermimpi indah. Cukup untuk hari ini. Mari kita tiduuuur!!!

ADDICTED BECAUSE OF SOMETHING

Well Finally, gue mulai menulis lagi. Setelah sekian lama blog gue ini tercecer ga karuan. Minimnya waktu luang menyebabkan gue sama sekali ga punya waktu buat berdunia maya ria. It's sounds so bullshit right? hahahaha. Dua posting pertama gue di tahun ini adalah lirik lagu Adhitia Sofyan. Well, sedikit curhat, gue lagi suka banget sama lagu-lagunya Adhitia Sofyan. Terdengar mellow tapi lagunya tetep mengedepankan sisi intelektualitas dan kualitas bermusik. 

Almost everyday, everytime i played Adhitia's song!! Yah bisa dikatakan gue mulai addicted. Jadi semacam lagunya mengajak kita tenggelam dalam BRAINSTORMING yang "Oh SHIT" sekali. Petikan gitarnya, lirik-lirik yang tajem dan #JLEB, suara yang calm, menemani gue disaat gue membakar rokok, dan berangan-angan memikirkan seseorang. :p 

Gaze, After the Rain, Deadly Lighting Storm Thunder, dan Reality. Yaaa itu lagu-lagu yang biasanya bikin gue diem, mencoba berpikir apa yang harus gue lakukan, Gue posting ini pun sambil dengerin kok. hahahaha. Well, semacam promosi gini yah? Sorry bukan promosi yaws, gue cuma ngasih referensi aja kok. Referensi lagu yang pas buat orang-orang Victim of love macam gue ini. Hallalalalalallalalala dudududududud Pukofff!!

Okay, sebenernya postingan gue ini ga penting sih, semacam mengisi waktu kegejean di hari Sabtu. kalau begitu mari sudahi basabasi ini. Saya Raptor, sign off!! byebye!!

In To You - Adhitia Sofyan

Early in the morning I was still in bed
You call me just in time when the sunlight comes
You said "How was your sleep? I didn't do too well. Would you be a friend and take a walk with me?"

My friends they all been telling me that you're no good
You broke a lot of hearts and you don't even know
I refuse to believe any of that is true
But I'll hate it when they're right and tell me told you so

I don't want to be a victim of a broken heart
I don't want to put myself into another mess yeah
I don't want to be a fool and make a big mistake
I've should've known better, but it's allright
Cause I'm in to you

Early in the morning I was still in bed
We've talked about an hour till my ear turns red
You said "It's getting late, I'm gonna have to go. I'll be getting ready so how 'bout that walk?"

My friends been telling me that I should let you go
You broke a lot of hearts and then you run away
I refuse to believe any of that it's true
But I'll hate it when they're right and tell me told you so

I don't want to be a victim of a broken heart
I don't want to put myself into another mess no
I don't want to be a fool and make a big mistake
I've should've known better, but it's alright
Cause I'm in to you

Early in the morning I was still in bed
The thought of you remains the biggest mystery
I was left unsure of all this thing would go
I guess I'll think about it when I walk with you

After The Rain - Adhitia Sofyan

About the song :

The simple thought of missing someone that’s far far away.

If I could bottled the smell of the wet land after the rain
I’d make it a perfume and send it to your house
If one in a million stars suddenly will hit satellite
I’ll pick some pieces, they’ll be on your way

In a far land across
You’re standing at the sea
Then the wind blows the scent
And that little star will there to guide me

If only I could find my way to the ocean
I’m already there with you
If somewhere down the line
We will never get to meet
I’ll always wait for you after the rain